Index Labels

Sepasang Belibis

Posted by Ucu Supriadi

Tanyakan kepada dunia, apakah itu cinta?
Angsa-angsa berpasangan terbang di atas langit yang luas
Sayap yang sudah tua melewati siklus musim
Kebahagiaan membawa suka cita
berpisah membawa rasa sakit
Semuanya menjadi, ketika ada kegilaan di dalamnya

Katakan padaku, di atas lapisan awan tersebar ribuan mil
Diantara salju yang menutupi puncak
demi siapa aku harus sendirian?
Yang mengajarkan hidup dan mati untuk saling berhubungan
Terbang bersama ke langit di selatan, bumi di utara
Sayap tua ini berapa kali kembali di musim dingin dan musim panas?

Kegembiraan itu menyenangkan
alangkah sedihnya saat berpisah
Di dalamnya ada seorang gadis nan merana
Paduka tentu punya kata
Di padang pasir ribuan mil, ada awan berlapis
Di barisan gunung, ada hamparan salju
Entah bayangannya menuju ke siapa?

=========
Sahabat sekalian pernah membaca dan mendengar puisi di atas? Saya yakin bagi yang sudah punya novel dan nonton filmnya pasti tau betul, puisi tersebut pernah disenandungkan oleh siapa dan dalam lakon apa.

Ya, puisi di atas -dengan beberapa pengeditan- adalah bagian dari fragmen novel The Return of the Condor Heroes, karya Jin Yong yang diterbitkan tanggal 20 Mei 1959. Novel tersebut merupakan bagian kedua dari Trilogi Novel Rajawali. Di Indonesia kisah ini juga dikenal dengan judul Sin Tiauw Hiap Lu dan sudah diangkat ke layar televisi nasional.

Kembali, puisi tersebut pernah disenandungkan oleh Li Mo Chou, salah satu dari tokoh antagonis The Romance of the Condor Heroes, saat dia bunuh diri dengan berjalan menuju kobaran api di Lembah Putus Cinta. 

Puisi di atas menggambarkan hatinya yang sangat sakit, benar-benar sakit. Karena kekasih yang teramat dicintai lebih memilih menikah dengan orang lain. Sehingga cinta membutakannya, menjelma laksana iblis yang mencipta dendam dan kekejian.

Semoga kita terhindar dari cinta buta, yang membawa malapetaka untuk kehidupan, masa depan dan tentunya mahkota Iman. Cintailah dunia dan segala pesonanya sebatas wajar, agar sesal tak hadir dikemudian.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hamba Allah yang fakir akan ilmu, miskin akan amal, dan lancang mengemis Ridha-Nya dengan maksiyat dan dosa. #NovelisMuda

Pujangga Belantara

Info Lomba Menulis

Follow Me